Yuriel mengerutkan alisnya. "Taruhan apa?""Kalau Ryan menang besok," kata Rindy dengan nada yang tidak memohon dan tidak menuntut, "izinkan aku menemuinya. Empat mata saja, tanpa siapa pun."Yuriel menatapnya lama. Rindy tahu gurunya tidak akan mudah setuju dengan kondisi seperti itu. Maka dia tidak meminta lebih. Hanya satu pertemuan, satu percakapan, tanpa pengawas. Itu sudah cukup untuk sekarang.Yuriel diam beberapa detik. Lalu mengangguk. "Baik."Tapi matanya sudah bergerak ke arah lain sebelum persetujuan itu selesai diucapkan. Dingin dan penuh kalkulasi.Dia tidak akan menang. Formasi Gunung Roh Abadi bisa meminjamkan sebagian kekuatannya kepada siapa pun yang dipilih pemiliknya, dan sebagai Wakil Yuriel punya akses penuh ke formasi itu. Yang diperlukan hanya memastikan Cade Aurin mau menerimanya.**Malam itu, ekspresi Cade Aurin tidak lagi sama seperti siang tadi.Siang tadi dia ter
Read More