Ryan menatap kepalan tangannya yang berlumuran darah sebentar, lalu memandang ke dalam lubang tempat Hugh terjatuh.Ternyata tidak sesederhana yang dia kira. Kekuatan tinju itu seharusnya cukup untuk melemparkan Hugh jauh, seperti yang terjadi pada Theo dan Chase. Tapi tubuh Hugh Vale tidak merespons seperti itu. Dia jatuh ke bawah, bukan terpental jauh.Bukan soal kekuatan. Ketahanan tubuh Hugh jauh di atas saudaranya, dan itu membuat perbedaan yang cukup mencolok.Di hadapan Ryan, Celia Vale tidak bergerak.Pandangannya menelusuri Theo yang tergeletak dengan dada amblas, Chase yang berlutut dengan pandangan kosong meski sudah diberi pil pemulih, dan lubang di tanah tempat Hugh tidak sadarkan diri. Wajah Celia sepenuhnya kosong. Rahangnya tidak mengeras, matanya tidak sempit, tidak ada amarah yang terbaca. Seperti seseorang yang baru menyadari bahwa semuanya sudah terlambat, dan tidak ada gunanya marah kepada siapa pun lagi.Tidak ada yang tersisa untuk Ujian Darah Roh. Ketiganya
続きを読む