"Aku sudah menyisir seluruh pulau ini, tapi tetap tidak menemukan Mira. Rasanya seperti... dia lenyap begitu saja," ujar Eren Carster, suaranya bergetar menahan cemas. Wajahnya pucat, keringat dingin membasahi pelipisnya. "Yang lebih aneh lagi, Mira semestinya masih hidup. Kalau begitu, kenapa sama sekali tidak ada jejaknya? Pasti ada yang tidak beres!" Mendengar itu, Ryan tenggelam dalam pikirannya sendiri, alisnya sedikit berkerut. Ia mengingat kembali kejadian sesaat setelah warisan selesai diterima. Memang benar, ada yang janggal pada diri Mira waktu itu. Warisan Mordane Lethe sendiri tidak bermasalah, sebab ia sudah memeriksanya dengan teliti. Lalu, apa sebenarnya yang membuat Mira sampai ingin pergi secepat itu? 'Ada sesuatu yang tidak beres di suatu tempat.' Di tengah keheningan itu, pemuda tampan tadi kembali bersuara. "Baiklah. Sekarang, kami akan mengumumkan 49 pemenang! Mulai dari peringkat ke-49, para jenius dari berbagai sekte yang namanya dipanggil dipersilakan
Read more