Waktu seolah berhenti selama beberapa detik. Setelah itu, Ryan langsung melesat maju dan memeluk Adel erat-erat. Perasaan akrab yang sudah lama hilang kembali memenuhi dadanya. Wangi rambut Adel masih sama seperti dulu, dan bahu wanita itu bergetar pelan di dalam pelukannya. Bagaimanapun, Adel adalah wanita pertama dalam hidup Ryan. "Aku sudah terlalu lama mencarimu," bisik Adel. Air mata berkilau di matanya. Jemarinya mencengkeram bagian belakang pakaian Ryan, seolah takut pria itu akan menghilang lagi begitu dilepaskan. Divine God Frost Sword berdeham pelan. Semua orang langsung memahami maksudnya dan memilih menyingkir. Tak lama kemudian, pintu kamar tertutup, menyisakan Ryan dan Adel berdua. Suasana di dalam ruangan perlahan menghangat. Ryan menangkup wajah Adel dengan kedua tangan, lalu mencium bibirnya. Ciuman itu berlangsung lama, seperti sedang menebus kerinduan yang tertahan selama setahun penuh. Setelah keduanya berpisah, Ryan bertanya, "Mengapa kau di sini? Bag
Last Updated : 2026-10-24 Read more