Di kamar tamu di kapal.Ding dong ding dong.Begitu membuka pintu dan melihat siapa yang di luar, Norman langsung menutup pintunya.Namun, Zion menyelipkan kakinya di celah pintu dengan nakal. "Eh eh, kakiku terjepit. Lukaku masih belum sembuh."Norman langsung terdiam dan kembali membuka pintunya.Zion pun masuk sambil membawa makanan. "Jangan marah ya, aku tidak menghubungi kalian karena sibuk pemulihan.""Tapi, kalau urusan terima angpau, langsung cepat sekali," tegur Norman tanpa memberi ampun."Benar-benar marah ya? Kalau begitu, aku kirim balik kasih kamu angpau gede," kata sambil meletakkan makanan, lalu mengeluarkan ponsel dan mengirim angpau ke Norman.Saat membuka angpau itu dan melihat isinya ternyata lima ribu, Norman mengepalkan tinjunya.Zion buru-buru menahan Norman agar duduk. "Kamu sudah seharian nggak makan, 'kan? Makan dulu biar tenang. Anak-anak sudah tidur, 'kan?""Ya," jawab Norman singkat."Pas banget, aku bawa bir juga," kata Zion lagi.Saat makan sampai setenga
続きを読む