"Ayah, bukan begitu. Aku sangat merindukanmu, aku benar-benar merindukanmu. Keluarga Azhara sudah nggak punya apa-apa lagi."Kerapuhan Leah langsung meledak.Mendengarnya, Bayu menoleh melihat sekeliling. Dia mendekatkan wajahnya ke kaca, lalu berkata pelan kepada Leah, "Tenang saja. Ayah sudah menyiapkan semuanya untukmu. Ibumu seharusnya sudah bilang padamu, 'kan?"Leah menahan air mata, terpaku di tempat.Ternyata memang begitu. Jadi selama ini, ayah dan anak itu sama-sama dipermainkan oleh Verica.Leah mengangkat tangan, menempelkan telapak tangannya ke kaca, lalu bertanya dengan terisak, "Ayah, aku mau tanya. Verica yang sekarang ini benar-benar ibuku?"Bayu terdiam, jelas tidak menyangka Leah akan bertanya seperti itu."Leah.""Ayah, hidupku nggak baik-baik saja. Harta yang Ayah tinggalkan untukku semuanya diambil Ibu dengan alasan membangun kembali Keluarga Azhara. Dia mendirikan perusahaannya sendiri, sementara aku menikah dengan Yosep. Sekarang aku hamil, lalu kami semua ditan
Read more