Share

Bab 1750

Penulis: Danira Widia
Verica meneguk teh dengan tidak acuh.

"Aku nggak pernah menyuruhmu melakukan itu. Aku malah mengira kamu akan membuang anak haram itu ke panti asuhan."

"Kamu .... Bagaimana bisa kamu begitu? Anak itu bukan benda mati! Kamu memang nggak mau bertanggung jawab, tapi kamu ... kamu menyerahkannya kepadaku. Kamu menangis sambil memohon agar aku membantumu."

"Sejak saat itu, aku sudah dicap sebagai perempuan yang melahirkan anak di luar nikah, padahal usiaku belum genap 20 tahun!" Ivy yang mulai kehilangan kendali akhirnya mengungkapkan kebenaran.

Janice bukanlah anaknya. Dia adalah anak Poppy dan penipu itu. Inilah kebenaran yang selama ini dia dan Jason sembunyikan, sekaligus alasan mengapa Verica terus-menerus memprovokasinya di depan Jason.

Dia yakin Jason tidak berani memberi tahu Janice kebenarannya. Seorang ibu kriminal dan seorang ayah penipu profesional. Lebih baik Janice menjadi anak Ivy.

Kini, Janice sudah memulai hidup baru, karier baru. Dia tidak seharusnya menanggung kesalahan o
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Ringgit Desiana
ternyata benar si Poppy ibunya jenice.
goodnovel comment avatar
sipit
tebakan reader bnar klu janice anaknya poppy.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1753

    Begitu saja?Janice menggigit bibirnya. Bukankah Jason seharusnya menunjukkan sedikit rasa penasaran? Belum menikah saja sudah tidak bersemangat. Dia sengaja menghela napas dan berkata, "Baiklah. Kalau begitu, aku kembali ke kamar dulu."Namun, Janice baru saja berbalik, Jose sudah meraih tangan Janice yang memegang kotak dan langsung menarik Janice masuk ke dalam pelukannya. Setelah itu, dia menggoyang tangan Janice. "Hm? Nggak mau cerita?"Janice menggenggam kotak itu dengan erat, lalu menatap Jason. "Jason, coba tebak ini apa?""Cincin," jawab Jason langsung.Janice tertegun sejenak saat melihat tebakan Jason yang langsung tepat. Dia menegakkan tubuhnya, lalu menahan dada Jason dengan tangan. "Kamu ... kenapa bisa tahu?""Matamu yang memberitahuku," jawab Jason sambil mengulurkan tangannya ke arah Janice. Namun, bukan untuk mengambil kotak itu, melainkan mengarahkan punggung tangannya pada Janice. Gerakan itu jelas seperti sedang menunggu Janice memakaikan cincin itu ke tangannya.J

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1752

    Ivy langsung tersadar kembali, lalu menggelengkan kepala dengan perasaan bersalah. "Nggak apa-apa, kamu jangan berpikir terlalu banyak.""Ibu, apa aku masih kurang mengenalmu?" kata Janice sambil mengernyitkan alisnya.Ivy tersenyum dengan canggung. "Kalau begitu, aku bicara terus terang saja. Aku berharap kamu dan Jason bisa segera menikah. Meskipun nggak ada resepsi, setidaknya urus akta nikahnya dulu. Kalau nggak, aku nggak bisa tenang."Janice baru saja hendak membujuk Ivy, tetapi Ivy sudah menggenggam tangan Janice. "Janice, Ibu tahu apa yang ingin kamu katakan. Sekarang kamu sudah hebat, nggak perlu bergantung pada Jason lagi. Tapi, coba pikirkan dari sudut pandangku, kamu ini putriku. Kamu ikut Jason tanpa status yang jelas dan sudah mengalami begitu banyak hal, aku selalu hidup dengan cemas."Saat sedang berbicara, Janice bahkan bisa merasakan tangan Ivy yang agak bergetar. Sepertinya, kejadian belakangan ini memang membuat Ivy benar-benar ketakutan. "Ibu ....""Janice, coba pi

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1751

    Dalam pernyataan itu, bahkan dilampirkan bukti pembelian perhiasan yang lengkap dengan ukuran perhiasannya.Begitu melihat ukuran perhiasannya, Verica yang merupakan sahabat baik Ivy pun langsung tahu itu bukan ukuran Ivy. Dia terdiam sejenak, lalu tiba-tiba tertawa terbahak-bahak dan akhirnya berubah menjadi sangat mengejek dirinya sendiri. Dia menopang tubuhnya, lalu menyeret rantai di kakinya hingga menimbulkan suara gesekan yang menusuk telinga. "Ternyata semuanya palsu."Setelah mengatakan itu, Verica tiba-tiba menoleh dan menatap Ivy. Rambutnya menutupi setengah wajahnya, membuat ekspresinya terlihat makin menyeramkan. "Apa kamu tahu kehidupan seperti apa yang aku jalani?""Kehidupan seperti apa?" tanya Ivy.Bibir Verica bergerak sedikit, tetapi pada akhirnya dia tidak mengatakan apa pun.Melihat Verica tetap diam, Ivy melanjutkan, "Aku sudah mengatakan apa yang perlu aku katakan, aku harap kamu juga menepati janji dan menyerahkan daftar nama itu."Saat hendak membuka pintu, Ivy

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1750

    Verica meneguk teh dengan tidak acuh."Aku nggak pernah menyuruhmu melakukan itu. Aku malah mengira kamu akan membuang anak haram itu ke panti asuhan.""Kamu .... Bagaimana bisa kamu begitu? Anak itu bukan benda mati! Kamu memang nggak mau bertanggung jawab, tapi kamu ... kamu menyerahkannya kepadaku. Kamu menangis sambil memohon agar aku membantumu.""Sejak saat itu, aku sudah dicap sebagai perempuan yang melahirkan anak di luar nikah, padahal usiaku belum genap 20 tahun!" Ivy yang mulai kehilangan kendali akhirnya mengungkapkan kebenaran.Janice bukanlah anaknya. Dia adalah anak Poppy dan penipu itu. Inilah kebenaran yang selama ini dia dan Jason sembunyikan, sekaligus alasan mengapa Verica terus-menerus memprovokasinya di depan Jason.Dia yakin Jason tidak berani memberi tahu Janice kebenarannya. Seorang ibu kriminal dan seorang ayah penipu profesional. Lebih baik Janice menjadi anak Ivy.Kini, Janice sudah memulai hidup baru, karier baru. Dia tidak seharusnya menanggung kesalahan o

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1749

    Jason tidak terburu-buru.Kemungkinan besar Verica mencari Ivy adalah untuk memancing reaksinya, memaksanya menunjukkan celah di depan Janice. Dengan rasa ingin tahu Janice, dia pasti akan mencari tahu kebenarannya.Seto berpikir sejenak, lalu berkata, "Baik. Oh ya, tadi ada seorang pengacara yang datang menemui Verica. Dari sikapnya, sepertinya dia berharap Verica mengakui kesalahan dan menjalani pembinaan.""Keluarga Azhara sudah nggak punya siapa pun yang akan mencarikan pengacara untuknya. Orang ini kemungkinan bermasalah. Hati-hati," ujar Jason."Hmm."....Tanpa terasa, hari berganti lagi. Setelah berpikir panjang, Ivy akhirnya datang ke kantor polisi.Seto memberinya beberapa pesan, "Bu Ivy, perkataannya kemungkinan besar akan ekstrem. Jangan dimasukkan ke hati.""Sudah bertahun-tahun berlalu. Setelah tahu dia masih hidup, rasanya sudah nggak ada lagi yang bisa memancing emosiku. Aku hanya ingin tahu kenapa dulu dia menipuku."Itulah simpul di hati Ivy. Dia benar-benar tidak men

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1748

    Verica menatap pintu itu, seketika menyadari bahwa pihak lawan sengaja mencarinya.P ... Poppy.Nama ini hanya diketahui oleh ayah dan anak dari Keluarga Azhara. Mereka masih ingin mengandalkannya untuk merawat Leah, jadi mustahil mereka yang menyebutkan nama ini. Lantas, siapa lagi?Urat di dahi Verica menegang. Dia tiba-tiba menghantam meja dengan keras.Suara itu menarik perhatian polisi di luar. "Ada apa?""Aku mau bertemu asistenku!" teriak Verica.Polisi itu mengerutkan kening dan hendak berbicara, tetapi sebuah tangan dari belakang menghentikannya.Saat menoleh, yang berdiri di sana adalah Seto. Seto menatap Verica sambil berkata, "Asistenmu nggak akan menemuimu lagi.""Nggak mungkin!" Verica menatap Seto dan seketika memahami segalanya.Asistennya telah berkhianat. Lebih dari 20 tahun dia mengatur segalanya dengan susah payah, tetapi akhirnya dikhianati oleh orang terdekatnya.Dia merapikan rambutnya dan tertawa pahit. "Aku nggak akan kalah.""Verica, berjuanglah untuk keringan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status