Dengan penuh rasa ingin tahu, Bara Sena mengarahkan pandangannya ke istana misterius yang tiba-tiba muncul di balik danau lahar yang perlahan-lahan mulai surut. Setelah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kirana Wulan, yang selama ini menjadi roh pelindung di pedang Dewa Matahari, Bara dengan hati-hati menyimpan kembali senjata itu ke dalam telapak tangannya. Tidak hanya pedang tersebut, tetapi juga Tameng Angkara dan Zirah Matahari—perlengkapan perangnya yang melindungi dan menemaninya dalam setiap pertempuran. Dengan semua persenjataan yang telah tersimpan rapi, Bara merasa siap untuk menghadapi apa pun yang mungkin ia temui di depan istana aneh itu.Bara menoleh ke arah Athena yang masih berada di ketinggian dengan tatapan yang penuh perhatian. Sambil tersenyum penuh keyakinan, tangan pemuda itu bergerak dengan cekatan, menarik tubuh wanita itu dengan lembut namun kuat menggunakan kekuatannya yang luar biasa. Saat Athena akhirnya berada di samping Dewa Cahaya, perasaan takjubn
Last Updated : 2026-01-24 Read more