“Baskara, sudah, sudah! Jangan buat Nenekmu marah-marah! Nenekmu belum pulih benar, dia harus banyak istirahat, nggak boleh banyak pikiran dulu,” ucap Teddy menengahi. Pria paruh baya itu jelas-jelas membela sang istri, walau sebenarnya ia tahu Seruni selalu berada di pihak Yola. Entah apa yang membuat istrinya begitu peduli dan sayang pada Yola sehingga selalu mengesampingkan perasaan Baskara yang notabene adalah cucu kandungnya sendiri. “Kek, aku nggak tahu apa yang membuat Nenek selalu menutup mata atas segala hal yang diperbuat Yola. Asal Kakek dan Nenek tahu, dia nggak sesuci dan selembut yang kalian lihat. Terlalu banyak kebohongan yang dia buat selama ini, tapi kenapa seolah-olah kalian nggak pernah melihatnya? Jujur aku curiga, sudah sampai sejauh dan separah ini, kalian masih saja berpihak pada wanita jahat itu. Sebenarnya aku ini cucu Nenek dan Kakek apa bukan? Kenapa kalian nggak pernah memikirkan bagaimana perasaanku? Dan setelah Nenek siuman, apa Nenek tahu siapa yang m
Last Updated : 2026-05-10 Read more