"Aku tahu. Orang yang berhak mewarisi senjata itu adalah pewaris tahta Istana Pulau Es. Aku belum pernah bertemu orangnya. Kita hanya diberi tahu bahwa orang yang harus kita bantu bernama Angon Luwak dikenal dengan sebutan Pendekar Sinting atau Dewa dari Istana Es. Bagaimana rupa pemuda itu kita belum pernah melihatnya""Ya. Siapa saja nanti yang muncul disini asalkan bernama Angon Luwak tak perduli apakah dia Pendekar Sinting, Pendekar Gila, Pendekar Penyamun, Pendekar Pengintip atau Pendekarnya para maling asal namanya Saka Buana pasti kita dukung" Kata Angin Pesut sambil mengulum senyum.Dewi Harum ikutan tersenyum. Tapi senyum sang dara lenyap, pandangan matanya tertuju lurus ke arah beberapa gundukan karang tak jauh dari bukit induk."Lihat saudaraku," Kata Dewi Harum dengan suara lirih sementara tangan menggamit lengan kakek berusia tiga ratus tahun itu. Angin Pesut menoleh sekaligus menatap ke arah yang ditunjuk saudari angkatnya. Bertubuh tinggi besar, b
続きを読む