BAB 87 — JERITAN DARI BLOK CMusala masih sunyi ketika Bang Boneng kembali membuka mulutnya.Setelah menceritakan ancaman Mandor Suryono, ia sempat meminta waktu untuk menenangkan diri. Ingatan tentang malam hilangnya Mbak Minah rupanya belum selesai menghantuinya.Fauzan duduk di hadapannya. Bagas berada di sampingnya, sementara Pak Joko kembali membuka buku catatan.Mereka tahu Boneng masih menyimpan sesuatu.Bukan karena ia sengaja menutupi kebenaran, melainkan karena ada bagian dari malam itu yang terlalu menakutkan untuk diingat kembali."Bang," ujar Fauzan hati-hati. "Setelah Mandor menyuruh Abang pulang, apa yang terjadi di Blok C?"Boneng tidak langsung menjawab.Ia menatap lantai musala. Jari-jarinya saling meremas, sementara wajahnya perlahan berubah tegang."Aku belum sampai gerbang waktu itu," katanya akhirnya.Fauzan mengernyit."Tadi Abang bilang sudah berjalan menuju gerbang.""Iya. Tapi sebelum sampai, aku mendengar sesuatu.""Apa?"Boneng mengangkat wajahnya."Jerita
Last Updated : 2026-10-14 Read more