LOGINSuatu hari, bakul jamu langganan Bagas dan Fauzan tiba-tiba menghilang dan tak pernah terlihat lagi berjualan. Perempuan itu biasa mereka panggil Mbak Minah. Rasa penasaran justru menyeret Bagas dan Fauzan ke dalam teror aneh. Bau jamu muncul di malam hari. Botol jamu berdiri sendiri. Dan sosok Mbak Minah kembali—tenang, hamil, dan tak pernah marah. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada Mbak Minah? Dan mengapa hanya Bagas dan Fauzan yang mengalaminya? Baca kisah lengkapnya hanya di story “JAMU, MAS?”
View MoreBAB 62 — BOTOL YANG BERTAMBAHPagi datang tanpa membawa rasa lega.Langit masih sedikit mendung ketika para pekerja mulai keluar dari kamar.Beberapa orang langsung menuju kamar mandi.Sebagian lainnya menuju dapur untuk membuat kopi.Rutinitas pagi seharusnya berjalan seperti biasa.Namun semuanya berubah ketika seorang pekerja membuka pintu mess.Ia langsung berhenti.Wajahnya pucat."Eh..."Tidak ada yang memperhatikan.Ia memanggil lagi."Eh, sini."Seorang pekerja lain keluar."Ada apa?"Lelaki itu menunjuk ke depan."Tadi malam ada botol di sini?"Pekerja yang ditanya menggeleng."Nggak.""Yakin?""Iya."Mereka berdua menatap teras.Di sana terdapat botol-botol kaca.Bukan satu.Bukan dua.Belasan.Semuanya berjajar rapi.Seperti sengaja
BAB 61 — SEMUA MENCIUM BAU JAMUMalam berikutnya, mess proyek kembali dipenuhi pekerja.Tidak seperti biasanya.Mereka makan bersama dalam satu ruangan.Tidak ada yang berani makan sendirian.Setelah kejadian malam sebelumnya, sebagian pekerja bahkan meminta agar lampu ruang makan dibiarkan menyala lebih terang.Tidak ada yang protes.Semua merasa lebih aman ketika ruangan terlihat jelas.Fauzan duduk bersama Bagas.Di depan mereka ada nasi, lauk sederhana, sambal, dan sayur.Namun tidak banyak yang benar-benar menikmati makanan.Pembicaraan mereka masih tentang kejadian di Blok C.Tentang botol-botol jamu.Tentang suara perempuan.Dan tentu saja tentang Mandor Suryono."Pak Joko belum kasih kabar?" tanya salah seorang pekerja.Bagas menggeleng."Belum.""Mandor masih diperiksa?""Katanya begitu."Pekerja
BAB 60 — BUKAN DIA...Malam itu, suasana di mess proyek terasa berbeda.Tidak ada yang benar-benar tidur.Sejak Mandor Suryono dibawa polisi untuk diperiksa, para pekerja lebih banyak berkumpul di ruang tengah. Beberapa orang duduk sambil bermain kartu, tetapi tidak ada yang benar-benar memperhatikan permainan.Sebagian hanya ingin memastikan mereka tidak sendirian.Sejak kejadian di Blok C semakin sering terjadi, malam bukan lagi waktu untuk beristirahat.Malam justru menjadi waktu yang paling ditakuti.Bagas duduk di samping Fauzan.Tangannya masih memegang ponsel yang berisi rekaman suara dari Blok C.Sesekali ia melihat layar.File bernama JANGAN masih ada.Tidak pernah dihapus.Tidak pernah berani dibuka lagi."Zan.""Hm?""Menurutmu... Mandor benar-benar pelakunya?"Fauzan tidak langsung menjawab.Ia melihat ke arah pintu mess
BAB 59 — PENGAKUAN MANDORPagi itu...tidak ada yang benar-benar membicarakan pekerjaan.Semua orang membicarakan Mandor Suryono.Sejak dibawa polisi sehari sebelumnya, kabar tentang pemeriksaannya sudah menyebar ke seluruh proyek.Ada yang mengatakan Suryono sudah mengaku.Ada yang mengatakan polisi menemukan bukti baru.Ada juga yang mengatakan bahwa Suryono akhirnya akan menunjukkan tempat Mbak Minah disembunyikan.Tidak ada yang tahu mana yang benar.Namun satu hal mulai dipercaya hampir semua pekerja.Kasus itu akan segera selesai.Bagas duduk di samping Fauzan.Ia masih memegang ponselnya.File rekaman suara dari malam sebelumnya masih tersimpan di sana."Aku penasaran."Fauzan menoleh."Apa?""Kalau Mandor benar-benar mengaku..."Bagas berhenti."...berarti suara itu benar-benar suara Mbak Minah?"
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.