“Karena aku masih ingin sendiri, Mas. Tidak ingin memikirkan apa-apa selain butik. Aku sudah bahagia seperti ini, jadi tidak pusing memikirkan laki-laki.” jawab Nayra sambil tersenyum. “Tidak boleh begitu, Nay. Lebih baik kamu menikah-” “Aku sudah bahagia seperti ini, Mas. Aku doakan semoga rumah tangga kamu dan Kharisma semakin membaik. Jangan lagi kamu kecewakan istrimu, Mas. Cukup aku yang dulu kamu kecewakan, jangan anak dan istrimu yang sekarang.” Albi mengangguk. “Sekarang aku fokus pada usaha ku yang baru. Setelah perusahaan bangkrut, aku mencoba bangkit dan memulai semua dari nol lagi. Ini semua mungkin karma karena sudah menyakiti kamu, Nay. Maafkan aku.” “Sudahlah, Mas. Itu semua sudah terjadi dan sudah lama, aku sudah memaafkan kamu. Sekarang kamu yang harus membuka hati kamu untuk anak dan istrimu, jangan biarkan mereka kecewa dan membuat apa yang kamu lakukan sia-sia. Aku sudah memaafkan kamu, aku sudah katakan berapa kali seperti itu. Sekarang, mari kita hidup dengan
Read more