Share

Bab 53

Author: CewekTauruz30
last update publish date: 2026-09-26 21:59:23

Arkan langsung menghubungi para anak buahnya untuk mencari keberadaan Nayra. Arkan takut jika Nayra pergi kemana saja. Arkan juga langsung mengambil kunci mobilnya, berlari keluar rumah sambil mencoba menghubungi Nayra.

“Tuan,” panggil petugas keamanan.

“Siapa yang bukakan pintu gerbang untuk Nayra?”

“Saya, Tuan. Ada apa?” tanya petugas keamanan itu sambil menunduk.

“Apakah dia mengatakan akan kemana?”

“Saat saya bertanya katanya akan pergi ke kota S karena akan ada acara disana. Tadi Nona
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 53

    Arkan langsung menghubungi para anak buahnya untuk mencari keberadaan Nayra. Arkan takut jika Nayra pergi kemana saja. Arkan juga langsung mengambil kunci mobilnya, berlari keluar rumah sambil mencoba menghubungi Nayra. “Tuan,” panggil petugas keamanan. “Siapa yang bukakan pintu gerbang untuk Nayra?” “Saya, Tuan. Ada apa?” tanya petugas keamanan itu sambil menunduk. “Apakah dia mengatakan akan kemana?” “Saat saya bertanya katanya akan pergi ke kota S karena akan ada acara disana. Tadi Nona Nayra pergi pukul empat pagi menggunakan taksi dan saya sempat memotret plat nomor taksi tersebut. Karena khawatir Nona pergi sepagi itu,” jawab petugas keamanan. “Kalau khawatir kenapa tidak bilang pada saya, Pak? Astaga!” “Saya salah, Tuan. Maaf,” petugas keamanan itu menunduk merasa sangat bersalah. “Kirimkan pada saya plat nomor taksi yang membawa Nayra. Saya akan cari dan minta informasi.” Arkan langsung pergi, namun ketika di tengah jalan Bagas menghubunginya dan mengatakan jika rapat

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 52

    “Karena aku masih ingin sendiri, Mas. Tidak ingin memikirkan apa-apa selain butik. Aku sudah bahagia seperti ini, jadi tidak pusing memikirkan laki-laki.” jawab Nayra sambil tersenyum. “Tidak boleh begitu, Nay. Lebih baik kamu menikah-” “Aku sudah bahagia seperti ini, Mas. Aku doakan semoga rumah tangga kamu dan Kharisma semakin membaik. Jangan lagi kamu kecewakan istrimu, Mas. Cukup aku yang dulu kamu kecewakan, jangan anak dan istrimu yang sekarang.” Albi mengangguk. “Sekarang aku fokus pada usaha ku yang baru. Setelah perusahaan bangkrut, aku mencoba bangkit dan memulai semua dari nol lagi. Ini semua mungkin karma karena sudah menyakiti kamu, Nay. Maafkan aku.” “Sudahlah, Mas. Itu semua sudah terjadi dan sudah lama, aku sudah memaafkan kamu. Sekarang kamu yang harus membuka hati kamu untuk anak dan istrimu, jangan biarkan mereka kecewa dan membuat apa yang kamu lakukan sia-sia. Aku sudah memaafkan kamu, aku sudah katakan berapa kali seperti itu. Sekarang, mari kita hidup dengan

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 51

    Nayra terbangun, wanita itu ingat pada Arkan yang semalaman tidak dia lihat lagi. Nayra merasa bersalah karena terlalu mendiamkan Arkan, seharusnya wanita ini sedikit memberi perhatian mengingat Arkan yang sakit dari kemarin. Nayra berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya. Selesai semua, Nayra bergegas pergi ke kamar Arkan yang memang tak jauh dari kamarnya. “Abang! Abang sudah bangun?” tanya Nayra sambil mengetuk pintu kamar pria itu. “Abang!” panggil Nayra kembali. Tidak ada jawaban dari Arkan, Nayra lalu mendorong pintu itu dan masuk. Nayra menatap sekeliling kamar pria yang selama ini selalu menjaganya, namun tidak ada tanda-tanda Arkan di kamar. Nayra keluar dan berpikir kalau Arkan sudah ada di bawah sedang sarapan. “Bi, Abang kemana?” tanya Nayra. “Bukannya Den Arkan tadi pergi pagi sekali? Memangnya tidak memberitahu Non Nayra dulu?” Nayra menggelengkan kepalanya. “Tidak, Bi. Abang tidak ada memberitahu aku apa-apa, semalam juga pas Mas Albi pulang, aku langs

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 50

    “Maaf membuat kamu khawatir karena rasa yang Abang miliki. Jauh sebelum kamu menikah, Abang memang sudah memiliki perasaan sama kamu. Abang tidak bisa menghindar, ini memang salah Abang. Awalnya Abang yang kesepian ini terasa terobati ketika kamu datang dan selalu membela Abang dulu.” Arkan menghembuskan nafas secara perlahan. “Abang bertekad untuk memiliki segalanya, Abang bekerja keras supaya pantas untuk kamu. Tapi setelah Abang memiliki segalanya, justru kamu pergi dan memutuskan untuk menikah dengan dia. Kepergian abang ke luar negeri pun karena Abang sangat sakit melihat kamu, namun tetap Abang berusaha bahagia.” “Cukup! Abang terlalu banyak bicara. Minum obat dan istirahatlah, aku akan menunggu di kamar ku. Jika Abang memerlukan sesuatu, Abang bisa panggil aku.” Nayra langsung meninggalkan Arkan dikamarnya. Arkan ingin sekali menahan Nayra supaya tidak pergi,namun dia takut Nayra marah dan menghindar lagi. Sementara Nayra langsung masuk ke kamar dan menangis, mendengar pengak

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 49

    “Abang, nanti siang bunda mau ada acara butik di kota S. Kalau Abang sudah beres dengan pekerjaannya, Abang langsung pulang karena bunda dan ayah mau beberapa hari disana. Bunda khawatir sama Nayra kalau ditinggal sendiri disini, jangan pulang ke apartemen.” ucap Fitri sambil ketika mereka sedang di meja makan. “Iya, kamu jagain Nayra. Ayah dan bunda percayakan dia sama kamu, jangan dijahilin.” “Ayah sama bunda kaya ke anak kecil aja, memangnya kapan aku jahilin dia?” “Ayah sama bunda hanya ingetin kamu aja, nanti setelah bunda selesai, segera bunda pulang.” “Nayra belum keluar kamar, bunda?” tanya Wisnu. “Iya, tumben sudah beberapa hari dia tidak sarapan bareng. Mungkin masih sedih, kita biarkan saja dulu. Support untuk Nayra penting saat ini,” jawab Fitri. “Iya, bunda.” “Tapi sebentar, kamu gak pergi ke kantor?” “Nanti siang aja, bunda. Badan aku gak enak gini,” jawab Arkan. “Kamu sakit, Bang?” “Hanya gak enak badan aja, bunda. Arkan mau istirahat sebentar, nanti juga baka

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 48

    “Nay, kamu baik-baik saja?” tanya Arkan yang sudah berada di belakang Nayra. “Aku baik-baik saja, Bang.” “Maaf, nona. Saya benar-benar tidak sengaja,” ucap pelayan itu dengan terlihat ketakutan. “Tidak apa-apa, Mbak. Tadi saya juga salah karena menghalangi jalan,” Nayra membersihkan bajunya yang basah karena tersiram air. Arkan membuka jaketnya dan memakaikan pada Nayra. “Pakai ini saja, baju kamu putih dan tembus pandang begitu.” “Terima kasih, Bang.” Arkan menggandeng tangan Nayra supaya masuk dan duduk kembali. Nayra merasa tidak nyaman dengan baju yang dia pakai, Arkan yang mengerti langsung menghubungi asisten pribadinya dan meminta dibelikan pakaian ganti untuk Nayra. Arkan minta Nayra makan dulu, tak lama asisten pribadi Arkan datang sambil tersenyum karena para sahabatnya sedang berkumpul. “Gas, apakah Bosmu ini kejam? Kita sedang berkumpul tapi kamu malah disuruh kerja, astaga.” ledek Ardian pada Bagas, asisten sekaligus sahabat mereka juga. “Kalau Bagas ikut berkumpu

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 16

    "Suara siapa itu, Mas?" "Suara apa?" balik bertanya, Albi menatap Kharisma dengan tatapan tajam. "Tadi sepertinya ada yang menawarkan kamu kopi, suara perempuan dan memanggil kamu dengan sebutan Mas." "Itu ... itu pelayan hotel. Tadi Mas minta kopi dan baru saja diantarkan, rasanya Mas rin

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 15 (21+)

    Albi menatap tubuh Kharisma yang tanpa sehelai benangpun. Entah kenapa wajah Kharisma berubah menjadi Nayra, istrinya. Albi yang sudah terpengaruh oleh sesuatu yang Kharisma campurkan di minumannya justru membuat Albi hasrat yang begitu memuncak. Albi tidak bisa membedakan mana Kharisma dan mana Na

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 13

    Albi benar-benar tidak bisa menolak keinginan ibunya yang meminta dia untuk menikah lagi. Acara pernikahan keduanya sudah siap 90 persen, Albi tidak mungkin mundur karena dia akan tahu apa akibatnya. Albi hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi, namun dia akan berusaha menutupi semuanya dari

  • Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku    Bab 11

    "Kamu sudah datang, Albi. Mama pikir kamu tidak akan datang lagi," sambut Laila saat melihat putranya masuk dan menghampirinya. "Tidak mungkin Albi tidak menjenguk ibu. Lagian Nayra juga ingin melihat kondisi ibu," jawab Albi sambil menatap istrinya sambil tersenyum. "Iya, terima kasih karena

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status