“Apakah kamu sudah lega?” tanya Fitri pada Nayra ketika mereka sudah kembali ke rumah. “Iya, Tante. Terima kasih banyak, berkat Tante, om Wisnu dan Abang semua jadi berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apa-apa.” “Itu sudah menjadi tugas Tante. Disini Tante adalah pengganti orang tua kamu, Nay. Apapun yang terjadi sama kamu, maka Tante yang bertanggung jawab.” “Mulai Minggu besok aku mau ambil alih butik milik Mama, aku juga udah bicara sama Tante Tika dan dia senang mendengarnya.” Kata Nayra sambil menatap Fitri. “Tante gimana kamu aja, Nay. Tapi kalau kamu belum benar-benar siap, kamu bisa nunggu sampai siap. Jangan pikirkan biaya hidup atau segala macam, kami masih sangat mampu untuk membiayai kamu. Disini kamu adalah anak Tante,” jawab Fitri yang merasa kasihan pada keponakannya itu. “Aku sudah sangat baik, Tante. Jadi aku mau menyibukan diri, aku gak mau terus menerus diam dan akhirnya kembali memikirkan apa yang sudah terjadi. Tidak munafik, Nayra sangat sedih dengan
อ่านเพิ่มเติม