Malam itu, di ruang kerja pribadi Elma, Revan, Elma, dan Bimo duduk dalam suasana tegang. Bimo baru saja melaporkan temuannya tentang Jonny dan kelompoknya, yang mulai bertindak licik untuk menyingkirkan Revan. Wajah Elma terlihat marah, matanya menyipit penuh emosi."Kalau benar seperti ini, aku akan langsung memecat Jonny besok pagi," ujar Elma dengan nada tegas.Namun, Revan mengangkat tangan, meminta Elma untuk tenang."Sayang, kita tidak bisa bertindak gegabah. Kita tidak punya bukti yang cukup. Kalau kita memecat dia tanpa alasan yang jelas, itu malah akan jadi bumerang buat kita."Bimo mengangguk, mendukung pendapat Revan. "Benar, Bu Elma. Banyak karyawan yang sudah terpengaruh oleh Jonny. Kalau mereka merasa Jonny diperlakukan tidak adil, mereka bisa semakin berpihak padanya. Dan yang lebih parah, mereka akan semakin membenci Pak Revan.""Tapi aku tidak bisa membiarkan orang seperti Jonny terus ada di perusahaan ini. Kita harus melakukan sesuatu!" Elma mendesah kesal."Kita je
Last Updated : 2025-11-18 Read more