“Pak Reno, Bu Cora, mohon kenakan sabuk pengaman, sebentar lagi kita akan mendarat…” seorang pramugari menghampiri Cora dan Reno di tempat duduk mereka.Pagi itu, mereka berdua berangkat menuju Palm Heaven dengan menggunakan pesawat jet keluarga Dwipangga.“Sudah sampai?” Cora yang tengah membaca sebuah artikel di ponselnya terkejut mendengar pemberitahuan pramugari. Dia menoleh ke jendela, penasaran dengan kota Palm Heaven yang mereka tuju Dari angkasa, yang terlihat adalah daratan dengan bangunan rumah, hotel, dan cottage yang berada di dartah pantaiLaut. Kedua mata Cora menatap perairan yang tampak seperti hamparan luar berwarna biru muda kehijauan dengan titik-titik yang tersebar, berpencar tidak beraturan. Semakin turun ketinggian pesawat, titik-titik itu semakin terlihat jelas, berubah menjadi kapal-kapal yang berlayar, meninggalkan jejak tipis dibelakangnya, atau kapal yang diam berlabuh di hamparan air biru.Kelopak mata Cora berkedip. Menatap laut biru itu, benak Cora be
Last Updated : 2026-01-12 Read more