Begitu masuk mobil, Renata langsung menatap Bayu yang duduk di kursi pengemudi."Bayu, atur tim. Tangkap ketiga orang itu. Bawa ke markas."Bayu mengangguk sambil menyalakan mesin mobil. "Siap, Boss…”Joko yang duduk di samping Bayu menatap spion, menatap Renata lewat pantulan. "Boss, berapa orang yang kita kerahkan?""Sepuluh orang. Bagi tiga tim, masing-masing tim tangkap satu target. Cepat, bersih, tidak boleh ada yang lolos.""Siap."Mobil melaju kembali ke markas. Renata duduk dengan ekspresi yang dingin dan penuh tekad.Aku akan tahu siapa dalangnya. Dan aku akan balas.***Pukul 21:00 MalamDi sebuah bangunan tua di pinggiran kota, markas lain milik Renata yang jarang digunakan kecuali untuk urusan-urusan... khusus, terdengar suara mobil berhenti di depan.Tiga mobil van hitam parkir dengan rapi. Pintu belakang terbuka, dan turunlah anak buah Renata sambil menyeret tiga orang pria yang tangan dan kakinya diikat, mulut disumbat kain.Ketiga orang itu adalah Agus, Budi, dan Cahyo
Mehr lesen