"Kamu rupanya sangat agresif ya, pasti sudah sering main." ucap Pak Jamal, meraba paha Sinta.Pak Jajang menimpali, "Kamu belum tahu Mal, dia memang sudah sering main. Sama seperti Rina, mereka sudah profesional."Mata Pak Jamal berbinar, "Waww bagus kalau gitu, kalau gitu mainin dulu pisang Om neng biar lebih keras.""Tentu Om, Om Jamal dan Om Jajang duduk di kasur, biar aku yang service kalian." tantang Sinta, mendorong tubuh mereka ke kasur.Sinta begitu sangat liar dan lahap menikmati pisang besar milik Pak Jamal dan Pak Jajang. Mereka memperhatikan Sinta yang begitu sangat lahap menikmati benda pusaka mereka. Setelah cukup lama, Sinta naik ke atas kasur siap menduduki benda pusaka Pak Jamal."Om Jamal, masukinnya dari belakang biar lebih mudah." perintahnya, menatap Pak Jamal yang berbaring di sebelah Pak Jajang.Pak Jamal segera bangkit, "Siap neng, waw ini beneran gak apa-apa langsung di masuki dua sekaligus?" tanyanya lagi, merasa tidak percaya."Beneran Om, nanti kalau udah m
Terakhir Diperbarui : 2025-12-20 Baca selengkapnya