Di suite mewah mereka di Zurich, Siska kini berada di bawah pengawasan ketat tiga orang yang sangat peduli padanya yaitu Raka, Mr. Henri, dan Mrs. Sariani. Perhatian mereka begitu berlebihan, tetapi tulus, karena bagi Raka ini adalah anak pertamanya, dan bagi Mr. Henri serta Mrs. Sariani, ini adalah cucu pertama dari Raka yang membawa harapan besar.Siska sudah berganti pakaian menjadi piyama sutra yang nyaman dan berbaring di sofa ruang tamu suite. Di sebelahnya, Mrs. Sariani sibuk mengupas buah anggur organik, dan Raka sedang menghangatkan handuk kecil untuk mengompres leher Siska, padahal Siska tidak merasa pusing sama sekali.“Sayang, kamu harus makan ini. Anggur ini kaya antioksidan dan asam folat. Harus habis, ya,” ujar Mrs. Sariani, menyodorkan satu butir anggur ke mulut Siska.Siska tersenyum sabar. “Terima kasih, Bu. Aku baik-baik saja, sungguh. Aku sudah bilang, dulu saat mengandung Nayla, aku bahkan masih bisa naik motor sendiri.”Raka segera menyela, menempelkan handuk han
Terakhir Diperbarui : 2025-11-23 Baca selengkapnya