“Udah lah, Mas. Mandi gantian aja, ya?” Ujar Maudy.Di luar, Arya mendesah kecewa. “Tapi, Maudy...” ucapnya dengan nada memelas, sebelum akhirnya menyerah. “Ya udah deh...”Ketukan pintu berhenti. Maudy menghela napas lega, merasa bebannya sedikit terangkat. la memandang bayangannya di cermin, merasa aneh dengan sikapnya sendiri.Sejujurnya, ia tahu rasa malu ini tak seharusnya ada lagi, tapi entah kenapa ia belum bisa sepenuhnya nyaman.“Aku tau ini dosa... Tapi aku belum siap,” bisiknya pelan pada dirinya sendiri.Setelah menenangkan diri, Maudy berdiri di bawah kucuran air shower, membiarkan air hangat mengalir deras di atas kepala, membasahi seluruh tubuhnya.Setelah beberapa saat, Maudy akhirnya selesai mandi. la meraih handuk dan mengeringkan tubuhnya sebelum mengenakan pakaian bersih yang telah ia siapkan.Namun, saat kembali ke kamar, ia mendapati ruangan itu kosong. Arya tidak ada di sana. Dengan alis berkerut, ia memeriksa ruangan lain, ruang keluarga, dapur, bahkan balkon.
Last Updated : 2025-07-24 Read more