Ratna yang saat itu belum merasa curiga sedikit pun, menganggap hal itu hanya masalah kecil dan kebetulan saja. Dia pun menuruti saran Pietra. Masuk ke dapur yang sangat asing baginya, dia berusaha mengolah apa yang ada di sana. Hasilnya sederhana saja yaitu mie instan rebus, telur ceplok, dan beberapa potong sosis goreng. Makanan yang sangat sederhana bagi ukuran rumah sebesar ini. Malahan dengan tidak tahu diri, dia tidak menyiapkan makanan untuk Pietra sama sekali.Namun, hari berganti minggu, dan kondisi itu tidak berubah. Tidak ada pelayan yang datang kembali. Ruangan kamar tidur yang luas mulai berantakan, debu menumpuk di sudut-sudut yang tinggi, dan berbau apek.Selain itu menu makanannya tetap berputar pada hal yang sama yaitu mie instan, telur, nuget, atau sosis. Ratna yang sudah terbiasa dilayani, dimanjakan, dan hidup bersih rapi sejak dulu, kini mulai merasa muak dan tidak kuat lagi menahan situasi buruk yang tak terduga ini.Suatu sore, ketika Pietra sedang duduk santai
Read more