Pagi itu, sinar matahari Jepang yang cerah sudah menyelimuti gedung-gedung tinggi di kawasan Tokyo. Tepat sesuai rencana, rombongan kecil yang terdiri dari Calvin, Artha, putra mereka Geovan, Benny sang pengasuh, serta empat orang pengawal pribadi, berjalan beriringan keluar dari lobi Hotel Imperial Tokyo. Tiga taksi sudah menunggu di depan pintu, siap mengantar mereka menuju Stasiun Tokyo, gerbang utama kereta api cepat yang akan membawa mereka ke kota berikutnya yaitu Osaka.Begitu duduk nyaman di kursi empuk gerbong kereta api cepat yang bersih dan dingin, Artha yang duduk di samping suaminya tak bisa menahan rasa penasaran. Dia menoleh ke arah Calvin yang sedang memeriksa jadwal perjalanan di ponselnya."Sayang, hari ini kita rencananya ke mana saja ya sampai nanti sore? Katanya Osaka itu luas sekali, aku jadi penasaran tempat mana yang bakal kita kunjungi duluan," tanyanya lembut sambil menggenggam tangan besar suaminya.Calvin tersenyum, menyimpan ponselnya lalu menatap istrinya
Last Updated : 2026-05-19 Read more