Penjaga menatap lebih lama, kemudian mengaktifkan komunikator di bahunya."Unit medis," katanya dengan nada datar, tanpa kekhawatiran. "Tahanan di sel B-47 percobaan bunuh diri. Catat saja di log."Respons dari komunikator terdengar acuh."Kirim ke rumah sakit penjara kalau masih hidup."Penjaga membuka pintu sel Peter dengan gerakan mekanis. Ia tidak menyentuh Peter dengan lembut, hanya menarik lengannya dengan kasar untuk memeriksa denyut nadi."Masih hidup," gumamnya dengan nada kecewa.Dua penjaga lain datang dengan tandu logam. Mereka mengangkat Peter tanpa hati-hati, melemparkan tubuhnya ke tandu seperti barang yang tidak berharga.Peter tetap tidak sadarkan diri, mengendalikan napas dan detak jantung dengan Qi yang sudah pulih. Ia mendengar setiap kata, merasakan setiap sentuhan kasar, namun tidak bereaksi.Mereka membawanya melewati lorong penjara, melewati sel-sel tahanan yang menatap dengan ekspresi beragam. Beberapa terlihat kasihan, beberapa acuh, beberapa menikmati pender
Last Updated : 2026-01-25 Read more