“Meski kamu tidak mengundang ibu.” Diah mengulurkan tangannya. “Ibu tetap bahagia akhirnya kamu menikah.”Leya menatap tangan ibunya sekilas sebelum menjabatnya.“Selamat ya,” ucap ayah tirinya. Danang, pria yang katanya memiliki 100 mobil limusin itu juga mengulurkan tangannya.Leya menjabatnya sebentar.Tanpa diduga, Danang memeluk Noel tanpa canggung.“Selamat, jaga putri kami baik-baik.” Danang sembari mengusap bahu Noel seperti anak sendiri.Cih! Leya berdecih pelan.Jayden yang awalnya bersama kedua orang tuanya perlahan menyingkir.Memilih untuk mengejar Oma dan Opanya yang berada sedikit lebih jauh.“Di mana cucuku?” tanya Diah yang mencari keberadaan cucunya.Leya menyipitkan mata. “Terima kasih sudah datang,” ucapnya singkat.“Aku juga ingin bertemu dengan cucuku.” Diah menatap Leya. “Ibu tidak pernah melihat anak kamu. Biarkan ibu melihatnya dulu.”Leya menghela napas kemudian menunjuk Jayden yang bersama kedua orang tua Noel.“Tapi..” lirih Diah.Kemudian menggeleng pelan.
Zuletzt aktualisiert : 2025-12-25 Mehr lesen