**Adi yang menerima amplop itu pun heran.“Apa ini?”“Bacalah,” kata Autumn, kembali memeluk Adi dari belakang.Ternyata, oh, Adi segera teringat!Ini adalah amplop yang dulu pernah ia bawa dari Abah Anom, dan selanjutnya ia serahkan pada Autumn di kantornya.Bulu roma Adi serentak berdiri ketika membaca isi surat itu. Sebuah hikmah pun ia resapi kehadirannya bersamaan dengan usainya ia membaca surat dari Abah Anom itu.“Pantas saja,” katanya dalam hati.Pantas saja dulu Abah Anom merasa keberatan ketika ia berhubungan dekat dengan Ceu Lena.Karena rupanya.., Adi tidak melanjutkan kata hatinya lagi. Dua tangan Autumn yang melingkar semakin erat di pinggangnya ia sambut, ia genggam, ia angkat, dan ia kecup bergantian.“Autumn..,”“Ya..?”“Kamu bau domba.”“Kamu juga.”“Hahaha…”Autumn tertawa penuh bahagia, Adi tertawa penuh haru, terkenang kembali pada Abah Anom dan seluruh kehidupannya di Gayatri sana.Bronco dan Clown sesekali melirik ke atas, kepada tuan mereka. Ketika tidak ada p
Última atualização : 2026-08-25 Ler mais