** Malam harinya, Mojo keluar rumah dan berjalan ke tepi jalan raya. Ia menaiki sebuah taksi online yang sebelumnya ia pesan.“Sesuai aplikasi ya, Mas?” Bertanya sang sopir.“Iya, Pak.”Duduk di kursi depan, di samping si driver, Mojo tidak banyak berbicara. Enggan juga ia membuka percakapan.Mobil pun melaju dengan cukup tenang, membelah arus lalu lintas kota Jakarta yang tak pernah tidur.Sepanjang hari ini Mojo sudah mendapatkan istirahatnya dengan cukup. Kondisi fisiknya juga sudah kembali bugar seperti sedia kala. Namun, pikirannya sedang tidak baik-baik saja.Tentang Paman Gimun, ia tidak terlalu mengkhawatirkan akan bagaimana sikap paman gurunya itu nanti, meskipun tidak lama lagi ia akan bertemu dengannya.Mojo sudah pasrah dan akan menghadapi apa pun, baik dan buruk sekali pun. Pikiran Mojo malah cenderung tertarik
Read more