"Senior, kalau aku sudah kasih tahu kamu, tapi kamu nggak perlihatkan kitabnya, gimana dong?""Tuan Ewan, aku nggak akan menipumu. Kamu harus percaya sama kredibilitasku.""Maaf, aku nggak melihat sedikit pun kredibilitas darimu."Sunnata tercengang. Suasana tiba-tiba hening. Udara di sekitar menjadi aneh.Beberapa saat kemudian, Sunnata berkata, "Tuan Ewan, menurutmu aku ini benar-benar nggak punya kredibilitas, ya?""Benar."Sunnata kembali terdiam."Senior, setelah aku melihat kitabnya, aku akan kasih tahu kamu metode latihan Langkah Penjejak Awan. Kalau aku nggak bisa melihat kitabnya, nggak ada yang perlu dibicarakan lagi." Sikap Ewan sangat tegas.Sunnata sangat kesal. Dirinya ini adalah kepala Akademi Bayanaka, pemimpin aliran Taoisme. Orang biasa mana berani bernegosiasi dengannya?Akan tetapi, Ewan malah berani tawar-menawar dengannya.Setelah ragu sejenak, Sunnata menggertakkan giginya. "Oke, aku bisa membiarkan Tuan Ewan melihat kitabnya terlebih dahulu. Tapi setelah itu, ka
Read more