"Sanusi!" Tiba-tiba, Travis menyalakan pengeras suara dan menghubungi Sanusi."Pak Travis, apa ada perintah?" tanya Sanusi.Travis bertanya, "Apa aku bisa bicara dengan Ewan?""Bisa," jawab Sanusi. "Di dalam bros itu dipasang sistem komunikasi. Begitu sistem diaktifkan, tiga detik kemudian kalian bisa berkomunikasi.""Bagus. Segera aktifkan." Setelah berkata demikian, Travis menatap arlojinya dan menunggu tiga detik, lalu bertanya, "Ewan, kamu bisa dengar suaraku?"Ewan tiba-tiba mendengar suara Travis keluar dari bros itu. Dia sedikit terkejut, lalu berkata, "Bisa.""Ewan, sekarang aku perintahkan kamu untuk segera mundur," kata Travis. "Lawan terlalu banyak dan kuat. Kamu bukan tandingan mereka. Aku akan minta Sanusi jemput kamu."Ewan melirik orang-orang Negara Jaban itu, lalu menggeleng. "Pak Travis, aku nggak bisa mundur."Travis langsung marah besar. "Ewan ....""Pak Travis, dengarkan aku," sela Ewan. "Pertama-tama, aku ini seorang prajurit. Mundur sebelum bertarung itu tindakan
더 보기