Alya mengernyit. "Chris? Chris siapa?""Resepsionis bilang namanya Chris Beauden."Chris Beauden?Alya tidak mengingatnya."Aku nggak mengenalnya, usir saja dia," kata Alya sambil melambaikan tangannya.Alya yang biasanya mungkin akan menemuinya, tetapi suasana hatinya hari ini sedang tidak mendukung.Lexa menyadari bahwa suasana hati Alya sedang kurang baik, jadi dia tidak mengatakan apa-apa lagi dan meminta resepsionis untuk mengusir orang tersebut.Di lobi lantai pertama, si resepsionis berkata kepada Chris, "Maaf, Pak Chris, silakan pergi. Bu Alya sedang nggak berada di perusahaan saat ini."Chris pun tertawa. "Bu Alya pasti nggak mau bertemu denganku, 'kan? Aku tahu dia ada di sini.""Maaf, itu balasan yang kuterima.""Oke, kalau begitu tolong sampaikan pesanku ini. Beri tahu mereka kalau aku punya bukti kejahatan kakak laki-lakinya, Vano, terhadap orang lain."Resepsionis itu sontak terkejut, dia sama sekali tidak menyangka tamu satu ini akan mengatakan hal itu.Resepsionis itu m
Read more