"Ini donatnya," ucap Raela, menyerahkan kotak donat pada Sheena. "Terima kasih, Lala," ucap Sheena dengan nada manis, setelah itu masuk dalam mobil kakaknya. Dia melambaikan tangan pada Raela, di mana perempuan itu balas melambaikan tangan padanya. Di sisi lain, Raela menurunkan tangan setelah Sheena pergi. Dia menghela napas pelan kemudian masuk ke food truck–tempat ibunya berdagang donat, martabak, dan minuman dingin. Yah, ibunya adalah seorang pedagang kaki lima sedangkan ayahnya seorang supir pribadi di keluarga Narendra–keluarga kekasihnya. "Bagaimana bimbingan hari ini, La?" tanya ibunya. Raela menoleh ke arah ibunya. "Seperti biasa, Mah. Belum ACC," jawab Raela dengan nada pelan, mengambil kain pembersih kemudian mulai membersihkan kaca etalase. Raela terdiam sesaat, mengingat kejadian tadi–di mana tunangan kekasihnya melabraknya. Ucapan perempuan itu sangat menusuk hati dan menyakitkan. Orang miskin tidak pantas mencintai. Sungguh? Selama ini Raela tidak pernah meman
Last Updated : 2025-08-07 Read more