"Ayy, kamu lihat Gio, nggak?" tanya Luna mendekati Ayyana yang masih berada di tempat acara tadi.Raut mengantuk sudah tercetak jelas di wajah Luna karena waktu yang memang sudah cukup larut.Ayyana mengerutkan kening, lantas menjawab "Loh, bukannya udah diantar ke kamar Mbak dari tadi?""Diantar siapa?" Luna ikut heran, "Mbak nungguin di kamar dari tadi sampai ketiduran, anak sama bapaknya nggak nongol-nongol.""Sama Ilham, Mbak. Kalau Kak Adrie emang udah nggak kelihatan dari tadi," jelas Ayyana.Di tempat itu memang hanya ada Ayyana, Dita dan Anggi. Selebihnya sudah minggat semua. Para orang tua mungkin sudah kembali ke kamar, sementara para pria entah ada di mana. Mungkin juga tengah menikmati waktu bersama seperti mereka."Nggak ada, Ayy.""Tapi bener kok, Mbak. Tadi Aya yang sempat mau antar Gio, tapi Ilham nawarin diri karena katanya mau sekalian nyari Kak Adrie," tambah Dita.Mereka jadi bingung sendiri."Terus mereka kemana ini?" tanya Luna."Coba telpon Ilham deh," usul Dita
Read more