Pelayan-pelayan lain menunduk, bahu mereka bergetar menahan tawa."Tuan Putri, tampaknya Tuan Morgan mencurahkan seluruh kasih sayangnya tadi malam," ujar salah satu dari mereka dengan nada polos. "Sekali lagi, selamat, Tuan Putri."Liora menutup wajahnya dengan kedua tangan. "Dasar Morgan menyebalkan, aku sangat malu," gumam Liora."Jangan katakan pada siapa pun tentang ini ya," pinta Liora"Tentu saja, Tuan Putri."Namun, beberapa menit kemudian, kabar bahagia itu sudah menyebar secepat angin di seluruh Istana Luminous.Meski begitu, ternyata itu bukanlah hal yang paling menggemparkan pagi ini.Di sisi lain istana, Elbaf berjalan cepat menuju kamar Luzark sambil membawa setumpuk dokumen."Waktu pertemuan tinggal satu jam. Kalau Yang Mulia tidak segera bangun, bisa-bisa beliau terlambat."Tanpa banyak berpikir, ia membuka pintu kamar Luzark, berniat membangunkan tuannya itu, seperti yang selama ini ia lakukan.Tapi saat memasuki kamar yang berantakan itu, Elbaf seketika berdiri memat
閱讀更多