Matahari telah merangkak tinggi ketika Kiara akhirnya meninggalkan bangsal rumah sakit. Setelah berhari-hari menjalani perawatan, kini ia bisa kembali menghirup udara bebas dengan perasaan yang jauh lebih lega.Sebuah mobil hitam melaju dan berhenti di area parkir basement sebuah apartemen. Reymond turun lebih dulu, lalu bergegas membukakan pintu untuk keponakannya."Pelan-pelan," ucapnya sembari mengulurkan tangan.Kiara mengangguk kecil. Dengan hati-hati ia keluar dari mobil. Tubuhnya masih terasa lemas, tetapi setidaknya ia tidak lagi harus menghabiskan hari-harinya di balik dinding putih rumah sakit.Reymond mengambil tas pakaian serta kantong berisi obat-obatan dari bagasi. Setelah memastikan semuanya terbawa, ia mendampingi Kiara menuju lobi apartemen.Sepanjang perjalanan menuju lift, Reymond tak pernah membiarkan Kiara berjalan terlalu cepat. Sesekali ia melirik keponakannya, memastikan gadis itu tidak kelelahan."Ayolah, aku tidak selemah itu," ujar
Read more