“Ayahmu benar nak, tidak baik terus menunda janji. Terlebih keluarga calon mempelai sudah menunggu terlalu lama di rumah kita,” tutur Prabu Dewangga.“Ja-jadi kapan waktu yang baik menurut kakek?” Lintang tidak berdaya.“Sesuai wetonmu pada kelahiran baru,” jawab Prabu Dewangga.“Purnama depan?”Lintang melebarkan mata karena purnama sempurna hanya tinggal beberapa hari lagi, mungkin tidak lebih dari 40 hari dari sekarang.“Benar,” angguk Prabu Dewangga.“Ba-bagaimana dengan ibunda, apa ibu setuju?” Lintang menoleh ke arah Ratu Gayatri.“Ibu ikut apa kata ayahmu, nak,” jawab Ratu Gayatri membuat Lintang semakin tidak berdaya.“Jika itu yang terbaik menurut kalian, maka apa boleh buat,” Lintang menarik napas panjang.Meski terdapat banyak yang harus dipertimbangkan, tetapi Lintang tidak bisa membantah ibundanya.Dengan begitu, Lintang harus segera pergi ke alam Bungusan menemui Mutiara Sendayu, selanjutnya ke nagari awang-awang istana Larasati sebelum kemudian berangkat bersama-sama ke
Last Updated : 2026-01-10 Read more