Di dalam kamar yang remang dengan lampu tidur kekuningan, Rafi kembali bergerak gelisah di atas ranjang. Matanya terbuka lebar, menatap langit-langit seolah ada ribuan pikiran yang saling bertabrakan di kepalanya. Napasnya tidak teratur, dadanya terasa berat, dan setiap kali ia memejamkan mata, wajah Kayla kembali terlintas pucat, lemah, dan tak berdaya di ranjang rumah sakit."Pa, kamu itu kenapa sih? Perasaan dari tadi aneh banget!" tegur Marsha akhirnya. Ia memiringkan tubuhnya, menatap Rafi dengan sorot mata khawatir. Sebagai istri, ia bisa merasakan ada sesuatu yang tidak beres."Gapapa," jawab Rafi cepat, berusaha terdengar tenang meski suaranya sedikit tertahan.Marsha memilih percaya. Ia kembali memejamkan mata, mencoba memaksa dirinya untuk tidur. Namun baru beberapa menit berlalu, Rafi kembali bergerak. Tangannya meremas selimut, lalu menghela napas panjang. Gerakan kecil itu cukup membuat Marsha kehilangan kesabarannya."Astaga, kamu beneran kenapa sih?" ucapnya, kali
Last Updated : 2026-01-02 Read more