“Permisi, Bu. Pesanan makanannya sudah datang.” Vanny mengetuk pintu ruangan Olivia.Olivia meletakkan pulpennya dan mengkerutkan dahinya. “Makanan? Saya ga ada pesan makanan.”“Tapi nama dan alamatnya benar, Bu.” Ucap Vanny.“Ya uda, tolong taruh di meja sana aja, nanti saya lihat. Terima kasih, Van.”Vanny mengangguk dan kemudian keluar ruangan setelah menaruh makanan tersebut. Olivia melihat jam di tangannya, sudah hampir pukul dua belas, entah mengapa jantungnya jadi berdebar kencang. Mungkinkah Ivan datang lagi? Ya Tuhan, kenapa aku jadi memikirkan dia?Olivia melangkah menuju box makanan, membuka plastiknya, dan ternyata ada sebuah kertas catatan di sana.Sibuk boleh, tapi sakit jangan.Jangan telat makan. Happy lunch.-Client paling nyebelin-Olivia membaca catatan tersebut, dia terkejut, namun bibirnya tidak mampu menahan senyuman. Olivia membuka kotak tersebut, Nasi dan soto ayam. Senyuman kembali terlukis di wajah cantik wanita itu. Namun di dalam hatinya ada tanda tanya, men
最終更新日 : 2026-01-11 続きを読む