Pagi itu terasa terlalu tenang.Clarissa duduk di tepi kolam kecil di taman belakang, jari-jarinya menyentuh air. Tenang di luar, ricuh di dalam kepala. Bayangan rumah kecil, halaman bunga liar, dan suara itu, Assa, masih berputar, tapi kali ini ia memilih bernapas, menahan, tidak panik.Langkah kaki mendekat.Dan Clarissa itu suara langkah kaki Leo.Leo tidak langsung duduk. Tidak menyentuh. Hanya berdiri di belakang Clarissa, cukup dekat untuk membuat keberadaannya terasa tanpa perlu dilihat."Kita keluar," ucapnya singkat.Clarissa menoleh. Menatap Leo dengan penuh tanda tanya. "Sekarang?"Leo mengangguk. "Aku mau kamu lihat dunia. Tapi dengan caraku."Kalimat itu terdengar seperti izin sekaligus batas.Clarissa tersenyum, lalu berdiri, sejajar dengan laki-laki tinggi itu. "Bukankah selalu begitu?" ucapnya pelan. Leo mengulurkan tangannya, mengusap puncak kepala Clarissa dengan lembut. "Kali ini sedikit berbeda, sayang." katanya pelan, tapi lembut. "Ayo, ikut denganku." Ajaknya se
Last Updated : 2026-01-23 Read more