Kediaman Albert... Koper-koper sudah tersusun rapi. Mery mondar-mandir gelisah. "Pesawat kita jam berapa, pah?" tanyanya untuk kesekian kali. "Dua jam lagi," jawab Ronald tenang, walau sorot matanya penuh kekhawatiran. "Kenapa lama sekali? Tidak bisa kita pesan yang.... " "Tidak bisa, mah. Mama tolong tenangkan dulu diri mama, ok." Potong Ronald sambil memegang kedua bahu istrinya. "Mama tidak bisa tenang dari semalaman, pah. Mama kepikiran terus sama Assa. Mama ingin segera bertemu dengan dia, pah." Keluh Merry seraya melepaskan kedua tangan suaminya dari bahunya. Jujur saja, sejak ia melihat berita tentang putri kandungnya, Merry sama sekali tidak bisa tenang, ia tidak tidur, pikirannya terus fokus pada Assa yang entah bagaimana keadaannya sekarang. Ronald hanya menghela nafasnya kasar, ia tidak tahu harus bicara apalagi sekarang, karana ia sendiri merasakan hal yang sama seperti istrinya. Sementara itu, Raya baru saja turun dari tangga, ia mengenakan gaun s
最終更新日 : 2025-12-25 続きを読む