Angga pun menutup telepon dan hendak kembali ke ruangan.Namun, Bravi sudah membubarkan rapat.Setelah semua orang pergi, Angga tidak perlu diingatkan oleh Bravi, dia langsung menjelaskan, "Raisa tiba-tiba mau ketemu denganku, dia juga minta aku mengajakmu."Bravi mengernyit, tatapannya tajam, lalu bertanya, "Kenapa dia mencarimu?"Angga menjawab, "Aku juga nggak tahu. Dia bilang harus membicarakannya secara langsung."Bravi melirik ponselnya. Raisa tidak mengirim pesan kepadanya.Bibirnya sedikit terkatup.Setelah menunggu sebentar, masih tidak ada kabar apa pun.Akhirnya, Bravi menyerah. Bangkit dari duduknya, dia melirik Angga, lalu berkata singkat, "Ayo."Dan, langsung berjalan keluar. Angga tertegun.Tatapannya dingin sekali.Bravi benar-benar bisa cemburu karena hal seperti ini? Angga merasa Raisa mencarinya pasti bukan untuk hal baik, dan dia tidak ingin pergi sendirian.Beruntung, Surya baru saja kembali dari perjalanan bisnis, jadi Angga pun mengajaknya ikut.Surya berseru,
Read more