Tengah malam di Changi Airport. Dua manusia dewasa yang kabur dari interogasi keluarga berdiri di depan gate, cuma bawa dompet, paspor, dan semangat “yang penting jauh”.“Gila juga ya lo, Mond.”“Lo yakin ini ide bagus?”“Enggak tau. Tapi lo lucu kalau panik.”“Mond, ini pesawat tengah malam ke Singapura, kita gak tau mau tidur di mana, dan kita gak bawa sehelai baju pun!”Raymond cuma nyengir, tarik tangan Ayara masuk ke pesawat low-cost carrier. Kursi sempit, makanan plastik, tapi mereka ketawa sepanjang penerbangan kayak anak kecil.Mendarat jam 3 pagi. Changi sepi, wangi, air mancur menari menyambut mereka. Mereka jalan kaki ke Chinatown, nemu hotel kapsul 24 jam. Check-in, dapat pod nomor 69 dan 70. Kebetulan.Ayara masuk pod-nya, rebahan. Tiba-tiba tirai pod terbuka lagi. Raymond nyelonong masuk, badannya langsung nempel karena sempit banget.“Mond! Ini single bed! Personal pod! Bukan buat berdua!”“Ah biarin. Gue mau sempit-sempitan sama lo aja, Ra.”Ayara cuma bisa geleng-gelen
Terakhir Diperbarui : 2025-12-08 Baca selengkapnya