“Lady Dunham!” seru Evelyn terkejut sambil segera membungkukkan badan memberi hormat.Lady Viviane Dunham berdiri dengan anggun di hadapannya. Meski usianya tak lagi muda, wibawa yang terpancar dari dirinya membuat Evelyn tanpa sadar menegakkan punggung dan menahan napas.Wanita itu memiliki aura yang berbeda dari bangsawan lain. Tenang, elegan, namun cukup kuat untuk membuat orang merasa tertekan hanya dengan berdiri di dekatnya.“Aku turut prihatin atas kabar yang beredar,” ucap Lady Dunham tanpa basa-basi. Langsung ke inti pembicaraan.Evelyn hanya bisa tersenyum kaku.Lady Dunham menatapnya dari ujung kaki hingga puncak kepala dengan ekspresi serius, seolah sedang menilai sesuatu. Tatapan itu tidak kasar, tetapi cukup tajam untuk membuat Evelyn bertanya-tanya apa yang sebenarnya sedang dipikirkan wanita tersebut.“Terima kasih, Lady,” jawab Evelyn sambil kembali memberi hormat.Sebelum percakapan mereka berlanjut, Lady Blackwell tiba-tiba muncul bersama Sara yang sedang memeluk tu
Read more