"Selamat malam, Nona Blackwell," sapa Arthur dengan sopan sambil membungkukkan badan.Evelyn memandangi Arthur sejenak sebelum memutar bola matanya pelan. Entah mengapa, malam ini terasa begitu panjang dan penuh kekecewaan."Selamat malam, Viscount Harold," balasnya sambil membungkuk singkat."Viscount Harold! Astaga! Anda sangat tampan!" puji Valentine spontan, menutup mulutnya dengan kedua tangan sambil menatap Arthur penuh kekaguman.Evelyn hanya tersenyum getir. Jika terlalu lama berada di dekat perempuan kecil ini, ia yakin dirinya akan benar-benar tersiksa oleh mulutnya yang terlalu jujur."Halo, Nona," Arthur membalas sapaan Valentine dengan ramah. "Bagaimana kabar kalian?"Tanpa memberi kesempatan Evelyn menjawab, Valentine langsung menyambut pertanyaan itu dengan penuh semangat."Luar biasa! Saya baru pertama kali datang ke pesta dansa!" serunya antusias, matanya berbinar-binar.Arthur tersenyum maklum melihat tingkah gadis itu. "Selamat merayakan debutmu, Nona," ucapnya tulu
Read more