Alex terus mengendarai mobilnya sambil memegangi perut bagian kanannya. Darah terus menerus keluar dari sana sampai tangan Alex gemetaran. Ponsel bergetar dan Alex mengangkatnya. "Wah, kau membuatku kaget saja. Hei, tukang gadai, bukankah kau ada di kantor polisi?" Suara Benigno. "Kenapa kau membunuh ibunya Zea?" "Jangan salahkan kami. Sebenarnya ia menyelamatkan tiga nyawa dan kau adalah kurirnya, jadi kau yang membunuhnya." Alex hampir oleng karena kurang fokus dan mulai melemas. Mobil Alex hampir saja menabrak. "Kau melakukan hal itu juga pada Zea?" "Menurutmu? Organ bagian dalam jelek, karena belum matang, tapi kornea bisa dijual dan harganya cukup lumayan mahal. Lima tahun dipenjara itu saja permintaanku. Dia akan menunggu saat kau bebas." "Kau hanya akan hidup untuk hari esok." "Apa?" "Orang yang hidup untuk hari esok, akan dik
Last Updated : 2026-01-11 Read more