Menjelang malam, Bima sudah beberapa kali berubah pikiran. Awalnya ia berniat tetap menemui Arlan dan Sevi, lalu ia ingin membatalkannya. Tak berselang lama ia berniat datang lagi, lalu kembali merasa tidak perlu.Siklus itu berulang setidaknya lima kali sejak sore. Karena semakin dipikirkan, semakin bodoh cerita yang akan ia sampaikan.Semalam ia merasa menemukan sesuatu. Pagi sampai siang ia bahkan yakin ada kejanggalan. Lalu setelah mendatangi lokasi lagi, semuanya tampak biasa saja.Kalau dipikir-pikir, apa yang mau ia jelaskan? Bahwa ia melihat bayangan seseorang di malam hari setelah minum? Bahkan dirinya sendiri mulai meragukan ceritanya.Namun karena sudah terlanjur mengirim pesan penting kepada Arlan, ia tidak punya pilihan selain datang.Tepat pukul delapan malam, Bima memasuki lobi hotel tempat mereka menginap. Ia langsung melihat Arlan, Sevi, Maya, Bagas, dan Dito sudah duduk di area lounge yang relatif sepi.Begitu melihatnya datang, semua mata langsung tertuju padanya. D
Leer más