"Tsk ... ada apa denganmu? Lagi bad mood? Masalah apa sih yang bikin kesal? Ceritakan dong, biar aku senang sedikit," ujar Timmy. Kulitnya yang pucat tampak samar-samar berkilau di tempat gelap, menunjukkan kondisi yang sangat tidak sehat.Dia sudah "tenang" hampir dua bulan. Tidak liburan, tidak ke luar negeri, hanya hampir dibunuh oleh kakak kandungnya sendiri yang berhati dingin dan kejam. Seluruh tubuhnya penuh luka. Dua bulan dirawat di rumah sakit, nyaris saja dia kehilangan nyawa. Untungnya, dia bisa selamat dari tangan malaikat maut."Dasar berengsek! Kamu ini nggak paham bahasa manusia ya?" Easton mencibir. Dalam keadaan setengah mabuk, dia bersiap bangkit untuk pindah ke tempat yang lebih sepi."Kamu mabuk dan merana di sini gara-gara si bisu itu, 'kan?" Timmy tersenyum, tampak tenang. Saat melihat Easton benar-benar berhenti melangkah, dia tahu tebakannya tepat."Coba aku tebak, masalah apa ya?" Timmy tersenyum penuh makna, tiba-tiba sebuah kejadian lama terlintas di benakny
더 보기