Arthur tersenyum, lalu melirik sekilas ke arah dekorasi itu. Ia tahu itu adalah bagian dari kejutan yang sudah ia minta Ken siapkan. Dan nanti malam akan ada kejutan lain yang telah ia siapkan untuk Rose. “Masih ada lagi,” ucap Arthur pelan.Rose menoleh penasaran. “Masih ada?”Arthur mengangguk. “Ayo, kita lihat kamar kita.”Arthur menggandeng Rose menuju kamar utama. Begitu pintu kamar dibuka, Rose kembali terpaku di tempatnya.Ranjang besar dengan hiasan kelopak bunga berbentuk hati, tirai tipis yang menjuntai di sekeliling tempat tidur, serta balkon pribadi dengan pemandangan langsung ke lembah hijau membuat suasana terasa sangat romantis.Di atas ranjang, terdapat sebuah kartu kecil dan bucket bunga mawar merah yang begitu besar.Arthur mengambil kartu itu lalu membacanya sebentar, kemudian menyerahkannya pada Rose.Rose membaca isi kartu itu dengan pelan,“Selamat menikmati momen bulan madu yang penuh cinta. Semoga setiap detik yang Tuan dan Nona habiskan di sini menjadi kenang
Baca selengkapnya