"Halo Zumi," ucap Arthur begitu panggilan telepon terhubung."Pa, minggu depan aku akan pulang ke Jakarta." Suara Zumi terdengar tenang di seberang telepon."Pengobatan kamu sudah selesai?" tanya Arthur.Arthur memang tidak begitu mengikuti proses pengobatan putra angkatnya itu, meski dokter yang menangani Zumi adalah temannya sendiri."Belum, Pa. Tapi aku ada urusan di Jakarta jadi harus pulang untuk sementara waktu di Jakarta.""Pengobatan kamu bagaimana? Nggak papa kalau di jeda dulu? Dokter kamu sudah tahu?""Pengobatanku sementara di jeda dulu, Pa dan dokterku sudah mengizinkan kok. Papa disana baik-baik saja kan?" tanya Zumi."Kami baik-baik saja kok di sini. Kamu pulang sendiri atau bersama Ririn?" Arthur sengaja tidak memberi tahu Zumi tentang teror paket yang ia dapatkan. Lagi pula masalah ini masih belum jelas, lebih baik tidak banyak orang yang tahu dulu."Aku pulang sendiri, Pa. Ririn tetap berada di Singapura. Pa, selama aku di Jakarta, apakah aku boleh tinggal di rumah P
Last Updated : 2026-04-26 Read more