Happy Reading*****Ardha baru menyadari jika sambungannya dengan Thalia sudah lama terputus ketika tak ada tanggapan atas pertanyaannya tadi. Menatap semua orang bergantian, Ardha ingin sekali menangis. "Ma, Yah," panggil maminya Zanitha. Mengerti arti tatapan putrinya, Wisnu pun membuka suara. "Nggak usah panik, Dek. Kita datangi saja lokasi yang disebutkan oleh Thalia tadi," sarannya. "Ayahmu benar, Dek," tambah Melati. "Jadi, jangan panik, ya.""Kakak ganti baju dulu," sahut Harjuna. Lelaki itu segera menuju kamar yang ditempatinya semenjak menginap di rumah tua tersebut. "Mama juga mau ganti baju. Sekalian beresin masakan di dapur," pamit Melati. "Kamu juga harus bersiap, Dek. Ayo cepetan," perintah Wisnu. "Aku nggak usah ganti baju. Gini aja, Yah. Aku khawatir banget, bener-bener takut kalau Mas Awan kenapa-napa," kata Ardha. Si kecil menarik ujung kaos oblong yang digunakan maminya. "Ada apa, Za? Jangan rewel, deh," kata si mami yang sejak tadi terus sibuk menghubungi E
Read more