Pagi semakin terang saat Klara keluar dari rumah, menyilangkan kedua lengannya karena udara masih cukup dingin. Embun yang belum sepenuhnya menguap menempel di rerumputan, membuat sandal rumah yang ia pakai terasa sedikit lembap. Dari kejauhan, terdengar suara tawa laki-laki—renyah, lepas, dan jelas bukan suara orang yang tidur kurang nyenyak.Klara menghela napas, menegakkan bahunya, lalu berjalan melewati halaman belakang.Danau kecil yang disebut Alana tampak berkilau ditimpa cahaya matahari, memantulkan warna biru muda yang cantik. Airnya hampir tidak bergerak, hanya sesekali beriak ketika angin pagi berembus lembut.Dan di sana, di ujung dermaga kayu, Klara melihat tiga pria—Adrian, Benny, dan Jonathan.Benny duduk paling pinggir, sibuk memegang pancing namun lebih sibuk mengobrol. Jonathan berdiri dengan tangan terlipat sambil menertawakan sesuatu. Sementara Adrian duduk paling tengah, kaki panjangnya menjulur ke depan, kaus abu-abunya sedikit tertiup angin sehingga menampil
Última actualización : 2025-11-14 Leer más